Yap betul sekali, itu adalah penggalan puisi berjudul "Aku", yang ditulis oleh penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar. yang mempopulerkan kritik sastra dan esai sejak tahun 1950-1960-an. Beliau juga merupakan orang pertama yang ngenalin karya-karya Chairil Anwar kepada publik melalui kritik sastranya. Novel ini menceritakan ChairilAnwar wafat pada 28 April 1949, karena penyakit paru-paru yang dideritanya. Pemakaman Umum Karet menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Sjuman Djaya menceritakan perjalanan hidup Chairil Anwar dengan sangat apik di buku Aku, mulai dari masa kecil hingga kematian Chairil Anwar. Sjuman Djaya memaparkan bahwa sosok suami Hapsah ini Puisiterkenal: AKU karya:Chairil Anwar Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Tentang aku dengan berani Kalau kau mau kuterima kembali Untukku sendiri tapi Sedang dengan cermin aku enggan berbagi. Maret 1943. HAMPA kepada sri Padapuisi yang yang berjudul "Aku" di atas merupakan salah satu puisi karya Chairil Anwar yang mengisahkan tentang seseorang yang akan berjuang sampai titik darah penghabisan saat masanya telah tiba. Biar pun banyak tantangan yang menghadang, dia tak akan berhenti berjuang. Karena si aku ingin hasil perjuangannya dikenang dan berdampak baik .

puisi aku karya chairil anwar menceritakan tentang